Monday, 23 July 2012

Kisah Paderi & Seorang Pemuda

ADA seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya. Selain belajar, dia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam. 

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut.Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening,sebagaimana kebiasaan mereka.
 

Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang Muslim. Aku harap dia keluar dari sini." Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya paderi itu berkata, "Aku minta dia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. "

Barulah pemuda ini beranjak keluar. 
Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang Muslim?"

Paderi itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda Muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.
 Paderi berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."

Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan!"

Sang paderi pun mulai bertanya, "Sebutkan 1 yang tiada 2nya, 2 yang tiada 3nya, 3 yang tiada 4nya, 4 yang tiada 5nya, 5 yang tiada 6nya, 6 yang tiada 7nya, 7 yang tiada 8nya, 8 yang tiada 9nya, 9 yang tiada 10 nya, sesuatu yang tidak lebih dari 10, 11 yang tiada 12nya, dua 12 yang tiada 13nya, 13 yang 14belasnya."


"Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!" 

"Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?" 


"Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! 
Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"
 

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca Basmalah dia berkata, 
"

-1 yang tiada 2nya ialah Allah s.w.t..
 -2 yang tiada 3nya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12). 3 yang tiada 4nya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh. -4 yang tiada 5nya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an. - 5 yang tiada 6nya ialah Solat 5 waktu.

-6 yang tiada 7nya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t. menciptakan makhluk.-7 yang tiada 8nya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s.w.t. berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3). -8 yang tiada 9nya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah s.w.t. berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17). 

-9 yang tiada 10nya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*
 -Sesuatu yang tidak lebih dari 10 ialah Kebaikan. Allah s.w.t. berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya 10 kali lipat." (Al-An'am: 160).-11 yang tiada 12nya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf . -12 yang tiada 13nya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya 12 mata air." (Al-Baqarah: 60). 

-13 yang tiada 14nya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh.Allah s.w.t. ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. " (At-Takwir: 1) -Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS. -Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala. "

Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yusuf:9) 
-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keledai. Allah s.w.t. berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim. 

-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah s.w.t. berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya': 69).
 -Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua). -Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t.? "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 2 ).

-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan 2 di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang 5 waktu, 3 dikerjakan di malam hari dan 2 di siang hari."

Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh paderi.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"

Mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.
 Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya? "

Paderi tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah."
 Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda. "

Paderi pun berkata, "Jawapannya ialah: 'Asyhadu Al lah Ilaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah".
 Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.

Tuesday, 10 January 2012

Kisah Pengajaran 3 : Satu Penampar

Ada seorang pemuda yang lama belajar di luar negeri kembali ke tanahair dengan angkuh dan sombong. Di dalam benak kepalanya telah lama tersimpan 3 pertanyaan yang dianggapnya tiada siapa yang boleh menjawab.

Satu hari beliau bertemu seorang imam tua di kampungnya. Pemuda: Pak imam apakah boleh menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Pak Imam: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan kamu!

Pemuda: Pak Imam yakin? Profesor dan banyak orang pintar yang saya tanya tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Pak Imam: Saya akan mencuba sejauh kemampuan saya, insya’Allah.

Pemuda: Saya ada 3 pertanyaan. Pertama, kalau benar Tuhan itu ada, tunjukan kewujudan Tuhan kepada saya?

Kedua, apakah yang dinamakan Takdir dan ketiga, kalau syaitan diciptakan dari api, kenapa mereka dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Dengan sepontan Pak Imam tersebut menampar pipi si Pemuda itu dengan amat kuat. Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa Pak Imam marah kepada saya?

Pak Imam: Saya tidak marah… Tamparan itu adalah jawapan saya untuk 3 pertanyaan yang awak tanyakan kepada saya.

Pemuda: Saya amat tidak faham…??

Pak Imam: Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit dan pedih…!!

Pak Imam: Jadi awak percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda : Ya….!

Pak Imam: Tunjukan pada saya ujudnya sakit itu atau macam mana rupanya?

Pemuda: Tak boleh Pak Imam…!!!

Pak Imam : Itulah jawapan kepada pertanyaan pertama awak, kita semua merasakan kewujudan Tuhan itu tanpa mampu melihat kewujudanNya.

Pak Imam : Adakah malam tadi awak bermimpi atau telah tahu saya akan menampar awak?

Pemuda : Tidak….!!?

Pak Imam : Apakah awak pernah terfikir akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda : Tidak….!!!?

Pak Imam : Itulah yang dinamakan TAKDIR!

Pak Imam : Dari apakah tangan yang saya gunakan untuk menampar awak ini dibuat?

Pemuda : Kulit dan daging…!!!

Pak Imam: Terbuat dari apakah pipi awak itu…?

Pemuda: Kulit dan daging….!!!??

Pak Imam : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda: Sakit dan pedih….!!!?

Pak Imam : Itulah…! Walaupun Syaitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan jadilah ia tempat yang menyakitkan untuk syaitan…. walaupun sama unsur asalnya…!!

Pemuda: Allahuakbar!

Islam tetap dijulang walaupun ia ditentang…..itulah janji Allah.

Tidak ada lagi ‘persoalan’ dan persepsi yang perlu dijawab dan bermain – main difikiran kita. Kenyataan manusia menerima konsep kepercayaan kepada tuhan itu sendiri adalah bukti yang paling unik. Konsep ketuhanan terhasil dari tahap-tahap manusia itu sendiri, tahap yang dipanggil sebagai pemikiran.

Dengan kekuatan daya ini, manusia dan hanya manusia mampu untuk mencari bukti perkara-perkara yang ghaib. Kekuatan ini telah mengungkap segala rahsia: sesungguhnya manusia adalah sesempurna penciptaannya maka pemikiran telah menjadi kenyataan kerohaniaan.

Pemikiran mampu mengesan bukti-bukti penciptaan dan tujuan penciptaan yang hakiki dan tuhan adalah segala-galanya dan tuhan tidak pernah lebih dekat melainkan dengan jiwa manusia itu sendiri. Perkara ini adalah benar dari segi saintifiknya dan juga dari segi pemikiran yang mengungkap keagungan tuhan dan ciptaannya.”

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan, manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.

Sekilau-kilau berlian paling menarik untuk dicuri..
Seindah-indah ciptaan adalah yang paling sukar untuk dijaga…

Thursday, 8 December 2011

Kisah Pengajaran(Copied from Ibnu Muslim's blog)

Adalah seorang hamba Allah ni, dia pergilah bersiar-siar di tepi hutan. Sedang dia menghirup udara rimba yg segar tu, tetiba dia terdengar satu bunyi... jeng!jeng!jeng!... bunyi....aauuummmmm!!!!! Bunyi harimau yg kelaparan dan hanya menunggu mangsanya saja.

Jadi, si hamba Allah ni pun lari untuk menyelamatkan diri. Harimau tu kejar hamba Allah ni. Sebab dia dah lapar sangat ni. Harimau tu pun kejar, kejar, kejar dan kejar. Hamba Allah ni punyalah takut, berlari lintang pukang. Sempat juga dia berdoa agar dia diselamatkan daripada dibaham dek harimau tadi. Dengan kuasa Allah diperlihatkan sebuah perigi di depan mata ya.

Jadi untuk menyelamatkan diri si hamba Allah ni pun terjunlah ke dalam perigi. Perigi tu ada tali dan sebuah timba. Si hamba Allah ni bergayut pada tali tu. Tali tu pendek jer. Jadi dia bergantungan di tengah-tengah perigi. Di mulut perigi, harimau yg lapar tu menunggunya. Si hamba Allah ni pun berfikirlah macam mana nak menyelamatkan diri, sambil berdoa kepada Allah agar dia diselamatkan. Tengah dok berfikir camner nak selamat, tetiba dengar bunyi kocakan air di bawah perigi. Aaaaa!!!!... Ya Allah..... lagilah seram dibuatnya. Nak tahu ada apakat bawah tu? Ada 2 ekor buaya yg kelaparan.

Apalah nasib. Dah jatuh ditimpa tangga. lagilah takut si hamba Allah ni. Atas ada harimau bawah ada buaya. Semakin risau dan takut. Tengah berfikir untuk mencari jalan keluar, tetiba keluar seekor tikus putih dari lubang celah-celah perigi, naik ke atas ikut tali yg hamba Allah tu bergayut. Sampai kat atas tikus tu gigit tali tu pulak. Cis, kurang ajar punya tikus. Alahhhh.... cam ner ni. Pas tu, keluar lagi seekor tikus yg berwarna hitam. Naik mengikut tali tadi, cit!cit! cit!cit! sampai kat atas. Tikus hitam ni pun gigit juga tali tu. Cis, lagi satu. Macam mana aku nak buat ni.... habislah jadi mangsa buaya. Berfikir lagi. Kalau naik kat atas makan dek harimau. Kalau tunggu tali putus dan jatuh ke bawah makan dek buaya. Macam mana nih... Sedang hamba Allah tu berfikir camner nak selamatkan dirinya, tetiba.... terdengar satu bunyi.... uuuuuuuuuuuuu... bunyi lebah bawa madu.

Si hamba Allahni pun mendongak ke langit, melihat lebah yg sedang bawa madu. Tetiba setitik madu terjatuh dan terus masuk ke dalam mulut si hamba Allah ni tadi. Punyalah nikmat sehingga tidak terkata. Hamba Allah tu kata, "Fuh manisnya madu ni, tak pernah ku rasa manisnya ni. Sedapnya. Subhanallah sungguh sedap ni." Kerana setitik madu si hamba Allah tu lupa pada harimau yg sedang menantinya di mulut perigi dan buaya yg menantinya di bawah.

Kalau semua nak tahu , si Hamba Allah itu adalah kita semua. Harimau yg mengejar tu adalah maut kita, ajal memang sentiasa mengejar kita, so beringat-ingatlah. 2 ekor buaya itu adalah malaikat Munkar Dan Nakir yg menanti kita di alam kubur nanti. Tali yg tempat si hamba bergayut tadi adalah jangka hayat kita kalau pendek talinya maka panjanglah umur kita dan kalau panjang talinya maka pendeklah umur kita.Tikus Putih dan Hitam tu adalah dunia kita siang dan juga malam yang sentiasa menghakis umur kita. Kan tikus tu gigit tali tu.

Madu... madu yg jatuh setitik ke dalam mulut hamba itu tadi adalah nikmat dunia. Bayangkan setitik saja madu tu jatuh ke dalam mulutnya, dia lupa pada harimau dan buaya tu. Macam kitalah bila dapat nikmat sikit lupa pada Allah. Waktu susah baru la nak ingat Allah. Astaghfirullah...

1 minit untuk mengingati Allah...Sebutlah dengan sepenuh hati dan lidah yang fasih akan:

*SUBHANALLAH
*ALHAMDULILLAH
*LA I LAHA ILLALLAH
*ALLAHU AKBAR
*ASTAGHFIRULLAHAL 'AZIM
*LA ILAHA ILLALLAH, MUHAMMADUR RASULULLAH
*ALLAHUMMA SALLY WA SALLEM WABARIK ALA SAYYIDINA MUHAMMAD
*WA AALIHI WA SAHBIHI AJMA'EEN


Hayatilah sedalamnya akan makna ayat demi ayat, perkataan demi perkataan. Sebarkan kepada sahabat anda dan anda telah berjasa mengajak mereka untuk mengingati, berdoa dan bermunajat kepada ALLAH Yang Maha Esa dan Nabi Muhammad Alaihisallam.

Dalam masa yang sama sahabat2 sekelian juga akan mendoakan kesejahteraan untuk kamu dan di AMIN oleh para Malaikat, INSHAALLAH.

Oleh itu...duduklah sambil merenungi betapa kekuasaan Allah dalam kehidupan kita seharian kerana melakukan segala yang diredhoiNya. Bersamalah kita berdoa agar sentiasa di beri nikmat kesejahteraan dan kelapangan akal dan fikiran dalam kita menjalani kehidupan seharian dalam apa jua yang kita kerjakan.

Sunday, 4 December 2011

Sahabat Yang Paling Setia.

              Pada malam 27 safar tahun ke-13 setelah kerasulan Muhammad,atau tanggal 12 September 622M,rumah Nabi Muhammad SAW dikepung oleh orang-orang Musyrik.Tetapi berkat pertolongan Illahi,Rasulullah SAW berhasil melepaskan diri dari kepungan mereka.Bahkan dapat membuat para pengepungnya tertidur nyenyak,hingga beliau berhasil meninggalkan rumahnya menuju ke rumah Abu Bakar As-Siddiq.
            Sebenarnya pada waktu itu Abu Bakar sudah meninggalkan rumahnya untuk menjemput Rasulullah.Tetapi untunglah,mereka bertemu di tengah jalan,hingga mereka dapat segera meninggalkan Kota Mekah menuju ke Gua Tsur.Memang beberapa hari sebelumnya,mereka sudah sepakat untuk bersama-sama hijrah ke Madinah.
            Dalam perjalanan ke Gua Tsur,Abu Bakar nampak seperti orang kebingungan.Sebentar dia berjalan di depan Rasulullah,tetapi sebentar kemudian pindah ke belakangnya.Kadang-kadang berjalan di samping kiri,tapi sebentar kemudian pindah ke samping kanan,Begitu berulang-ulang hingga Rasulullah merasa hairan,dan kemudian bertanya,"Ada apa ini Abu Bakar?aku tidak mengerti akan perbuatanmu."Ya Rasulullah.....,"jawab Abu Bakar."Aku ingat akan pengintai,maka aku berjalan di depanmu.Tapi aku juga ingat akan pengejarmu,maka aku pun berjalan di belakangmu.Dan sekali di kanan,sekali di kiri."
            
Setibanya di Gua Tsur..

           Waktu itu masih gelap.Rasulullah dan Abu Bakar mengalami kecederaan kecil kerana tidak biasa berjalan dengan kaki tanpa kasut atau kauf.Maka duduklah beliau di depan mulut gua,sambil menanti Abu Bakar membersihkan gua itu.Siapa tahu,di situ ada kala jengking & ular yang berbisa.
          Abu Bakar sibuk bekerja di dalam gua.Sambil meraba raba dalam gelap,dia menyingkirkan batu-batu dan menyapu tanah dengan pakaiannya sendiri.Dan ketika sedang membuang sebuah batu,tiba-tiba kakinya dipatuk ular.Namun tidak dirasakannya!
         Selesai bekerja,dia segera mengajak Rasulullah berehat di dalam gua.Dan begitu masuk,Rasulullah segera tertidur di pangkuan Abu Bakar,kerana lelahnya.Pada saat itulah,Abu Bakar mulai merasa sakit kakinya yang digigit ular tadi.Tetapi khuatir kalau-kalau Rasulullah terbangun,ditahannya sekuat mungkin sehingga air matanya menitis...menitis ke wajah Rasulullah yang sedang tidur.Maka Rasulullah pun terbangun,dan menatap wajah Abu Bakar.
      "Mengapa engkau menangis,sahabatku?"tanya Rasulullah."Kakiku digigit ular,Ya Rasulullah.."jawab Abu Bakar sambil menahan sakit."Mengapa kau tidak membangunkan aku?"...."Aku tidak sampai hati,"jawab Abu Bakar dengan suara lirih.Mendengar jawapan itu,Rasulullah pun segera bangkit untuk mengubati kaki sahabatnya itu.


    Abu Bakar As-Siddiq memang sahabat yang setia.Dialah orang yang pertama membenarkan kerasulan Muhammad SAW di samping isteri Rasulullah sendiri,Siti Khadijah.Di juga orang pertama yang mengakui kebenaran Israk dan Mikraj Nabi Muhammad SAW.Oleh sebab itu,dia diberi gelaran As-Siddiq,ertinya 'yang benar dan membenarkan.'

Monday, 7 November 2011

Kisah Pengajaran :The Basket Case



An old American Muslim lived on a farm in the mountains of eastern
Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa was up early
sitting at the kitchen table reading his Quraan .

His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in
every way he could. One day the grandson asked, "Papa, I try to read
the Quraan just like you but I don't understand it, and what I do
understand I forget as soon as I close the book. What good does
reading the Quraan do?"

The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and
replied, "Take this coal basket down to the river and bring me back a
basket of water." The boy did as he was told, but all the water leaked
out before he got back to the house. The grandfather laughed and
said, "You'll have to move a little faster next time," and sent him
back to the river with the basket to try again. This time the boy ran
faster, but again the basket was empty before he returned home. Out of
breath, he told his grandfather that it was impossible to carry water
in a basket, and he went to get a bucket instead.

The old man said, "I don't want a bucket of water; I want a basket of
water. You're just not trying hard enough," and he went out the door
to watch the boy try again.

At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show
his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water
would leak out before he got back to the house.

The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he
reached his grandfather the basket was again empty.

Out of breath, he said, "See Papa, it's useless!"

"So you think it is useless?" The old man said, "Look at the basket."

The boy looked at the basket and for the first time realized that the
basket was different. It had been transformed from a dirty old coal
basket and was now clean, inside and out.

"Son, that's what happens when you read the Quraan. You might not
understand or remember everything, but when you read it, you will be
changed, inside and out. That is the work of Allah in our lives."

Thursday, 3 November 2011

Himpunan Hadis-Hadis Terpilih.

"Yang Pertama-tama dipertanyakan(diperhitungkan)terhadap seorang hamba pada hari kiamat dari amal perbuatannya adalah tentang solatnya.Apabila solatnya baik maka dia beruntung dan senang dan apabila solatnya buruk maka dia kecewa dan merugi."-Riwayat An-Nasa'i 


"Paling dekat seorang hamba kepada Tuhannya ialah ketika ia bersujud maka perbanyakkanlah berdoa ketika bersujud."-Riwayat Muslim.


"Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi(menyelesaikan)kesulitan orang lain."-Riwayat Ahmad.


"Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya."-Riwayat Bukhari.


"Orang yang paling tinggi kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah orang yang paling banyak berkeliling di muka bumi dengan bernasihat kepada manusia."-Riwayat Athahawi.


"Sesungguhnya jika Allah Taala mengkhendaki kebaikan bagi seorang hamba maka dia dikaryakannya.Para sahabat lalu bertanya tentang sabda Nabi SAW tersebut,"Bagaimana dikaryakannya itu.ya Rasulullah?"Nabi SAW menjawab:"Diberinya taufiq untuk beramal soleh sebelum wafatnya."


"Seorang melakukan amalan-amalan ahli syurga sebagaimana tampak bagi orang-orang tetapi sesungguhnya dia termasuk penghuni neraka,dan seorang lagi melakukan amalan-amalan ahli neraka sebagaimana disaksikan orang-orang tetapi sebenarnya dia tergolong penghuni syurga."
-Riwayat Bukhari.


"Allah tidak menerima Iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa Iman."-Riwayat Atthabrani.


"Tiada sesuatu yang dapat menolak takdir kecuali doa,dan tiada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan.Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya."-Riwayat At-Tarmidzi


"Celaka orang yang banyak zikrullah dengan lidahnya tapi bermaksiat terhadap Allah dengan perbuatannya."-Riwayat Adailami.


"Barangsiapa yang memberi kerana Allah,menolak kerana Allah,mencintai kerana Allah,membenci kerana Allah,dan menikah kerana Allah,maka sempurnalah imannya."-Riwayat Abu Dawud.


"Di antara wahyu Allah kepada Nabi Daud AS:''Tiada seorang hamba yang taat kepadaKu melainkan Aku memberinya sebelum dia minta,dan mengabulkan permohonannya sebelum dia berdoa,dan mengampuni dosanya sebelum dia memohon keampunan (istighfar)-Riwayat Adailami.

Friday, 28 October 2011

Hidup dan Kompleksiti : Sukar Dipisahkan.

     

       Pelbagai spekulasi yang berada di sekeliling kita mengenai KEHIDUPAN.Bagi aku,kehidupan adalah PELUANG dan AMANAH yang telah Allah S.W.T berikan kepada setiap makhluknya.Namun,ramai yang mensia-siakan peluang itu.Ada yang mengetahui akan kebenaran,tetapi berpaling darinya.Ada yang petah berkata-kata,tetapi tiada sebarang tindakan di atas apa yang diperkatakannya.Ada yang jahil dan tidak mengetahui apa-apa sama sekali.sebenarnya yang kejam itu bukanlah dunia,tetapi kita,orang yang berada di dalamnya.Kita juga perlu ketahui,dalam hidup ini,kita tidak akan terlepas daripada DIADILI.Manusia akan mengadili kita melalui APA yang telah kita lakukan pada masa lalu."Dia tu dulu,bukannya baik sangat"."Anak si tipah tu,asyik blablabla...".Sebenarnya,inilah yang dinamakan STEREOTYPE.Mereka tetap akan memandang rendah terhadap kita TANPA mengetahui kedaan sebenar.Tapi,itu bukanlah alasan bagi kita untuk tewas.
     
          Persoalan pertama,apakah cara yang boleh kita lakukan untuk mendalami makna sebenar kehidupan ?   langkahnya,Belajar untuk menerima kenyataan.Dalam hidup ini,banyak yang kita mahukan.namun,tidak semuanya kita miliki.Kita impikan kebahagiaan,tetapi Allah turunkan kesusahan.Kita inginkan yang terbaik, tetapi diturunkan pula keburukan.Itulah kenyataan yang ada dalam hidup.Tidakkah kita terfikir mengapa ? mudah saja.kerana Allah ingin menguji sejauh mana kita bersabar terhadap ketentuannya dan sebesar apa iman kita.adakah ianya cuma kata-kata manis yang keluar dari bibir atau pegangan yang teguh di dalam hati ?Yang pastinya,Allah tidak akan menjadikan sesuatu itu kalau bukan kerana kehendak-Nya dan untuk kebaikan hambaNya sendiri.

   


Persoalan kedua,Adakah pengalaman lalu dapat megajar kita untuk mengenali erti hidup dengan lebih lanjut lagi ?jawapannya,Ya.Sudah tersurat bahawa tiada satu orang pun yang Sempurna dan suci daripada melakukan dosa.Sejernih apapun sesuatu permulaan,ia tidak akan menjanjikan kebahagiaan yang mutlak.Mungkin,sesetengah orang bermula dengan kehidupan yang jahil dan hina.tetapi,tiada siapa pun yang mengetahui apakah yang berlaku pada akhir kehidupan mereka.Begitu juga sebaliknya,Pada awalnya seorang cendikiawan,namun akhirnya menjadi HAIWAN.masyaAllah.Terlalu sukar bagi kita untuk meramal hidup ini.Konklusinya,Apa yang pernah kita lalui sebelum ini akan menjadikan kita lebih kuat dan peka untuk menghadapi masalah yang akan datang.Namun,hal itu terpulang kepada kita sama ada ingin memanfaatkan MASA LALU dengan mempelajari sesuatu darinya ataupun ingin terus dibelenggu olehnya dan tidak bergerak kemana-mana.

       Jelaslah,hidup memang sukar diramalkan.Ada yang jahat bagi kita namun baik bagi orang lain.Ada yang baik buat kita namun jahat bagi orang lain.Walau apapun yang kita rancang pada saat ini,ingatlah.Sejauh manapun kamu ingin lari dari kebenaran,kamu tetap akan mncarinya suatu hari nanti.Aku bukanlah insan terpilih.Aku cuma orang biasa yang juga sering melakukan silap dan salah.Apa yang aku warkahkan disini hanyalah untuk renungan bersama.Assalamualaikum