Pada malam 27 safar tahun ke-13 setelah kerasulan Muhammad,atau tanggal 12 September 622M,rumah Nabi Muhammad SAW dikepung oleh orang-orang Musyrik.Tetapi berkat pertolongan Illahi,Rasulullah SAW berhasil melepaskan diri dari kepungan mereka.Bahkan dapat membuat para pengepungnya tertidur nyenyak,hingga beliau berhasil meninggalkan rumahnya menuju ke rumah Abu Bakar As-Siddiq.
Sebenarnya pada waktu itu Abu Bakar sudah meninggalkan rumahnya untuk menjemput Rasulullah.Tetapi untunglah,mereka bertemu di tengah jalan,hingga mereka dapat segera meninggalkan Kota Mekah menuju ke Gua Tsur.Memang beberapa hari sebelumnya,mereka sudah sepakat untuk bersama-sama hijrah ke Madinah.
Dalam perjalanan ke Gua Tsur,Abu Bakar nampak seperti orang kebingungan.Sebentar dia berjalan di depan Rasulullah,tetapi sebentar kemudian pindah ke belakangnya.Kadang-kadang berjalan di samping kiri,tapi sebentar kemudian pindah ke samping kanan,Begitu berulang-ulang hingga Rasulullah merasa hairan,dan kemudian bertanya,"Ada apa ini Abu Bakar?aku tidak mengerti akan perbuatanmu."Ya Rasulullah.....,"jawab Abu Bakar."Aku ingat akan pengintai,maka aku berjalan di depanmu.Tapi aku juga ingat akan pengejarmu,maka aku pun berjalan di belakangmu.Dan sekali di kanan,sekali di kiri."
Setibanya di Gua Tsur..
Waktu itu masih gelap.Rasulullah dan Abu Bakar mengalami kecederaan kecil kerana tidak biasa berjalan dengan kaki tanpa kasut atau kauf.Maka duduklah beliau di depan mulut gua,sambil menanti Abu Bakar membersihkan gua itu.Siapa tahu,di situ ada kala jengking & ular yang berbisa.
Abu Bakar sibuk bekerja di dalam gua.Sambil meraba raba dalam gelap,dia menyingkirkan batu-batu dan menyapu tanah dengan pakaiannya sendiri.Dan ketika sedang membuang sebuah batu,tiba-tiba kakinya dipatuk ular.Namun tidak dirasakannya!
Selesai bekerja,dia segera mengajak Rasulullah berehat di dalam gua.Dan begitu masuk,Rasulullah segera tertidur di pangkuan Abu Bakar,kerana lelahnya.Pada saat itulah,Abu Bakar mulai merasa sakit kakinya yang digigit ular tadi.Tetapi khuatir kalau-kalau Rasulullah terbangun,ditahannya sekuat mungkin sehingga air matanya menitis...menitis ke wajah Rasulullah yang sedang tidur.Maka Rasulullah pun terbangun,dan menatap wajah Abu Bakar.
"Mengapa engkau menangis,sahabatku?"tanya Rasulullah."Kakiku digigit ular,Ya Rasulullah.."jawab Abu Bakar sambil menahan sakit."Mengapa kau tidak membangunkan aku?"...."Aku tidak sampai hati,"jawab Abu Bakar dengan suara lirih.Mendengar jawapan itu,Rasulullah pun segera bangkit untuk mengubati kaki sahabatnya itu.
Abu Bakar As-Siddiq memang sahabat yang setia.Dialah orang yang pertama membenarkan kerasulan Muhammad SAW di samping isteri Rasulullah sendiri,Siti Khadijah.Di juga orang pertama yang mengakui kebenaran Israk dan Mikraj Nabi Muhammad SAW.Oleh sebab itu,dia diberi gelaran As-Siddiq,ertinya 'yang benar dan membenarkan.'
No comments:
Post a Comment