Monday, 7 November 2011
Kisah Pengajaran :The Basket Case
An old American Muslim lived on a farm in the mountains of eastern
Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa was up early
sitting at the kitchen table reading his Quraan .
His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in
every way he could. One day the grandson asked, "Papa, I try to read
the Quraan just like you but I don't understand it, and what I do
understand I forget as soon as I close the book. What good does
reading the Quraan do?"
The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and
replied, "Take this coal basket down to the river and bring me back a
basket of water." The boy did as he was told, but all the water leaked
out before he got back to the house. The grandfather laughed and
said, "You'll have to move a little faster next time," and sent him
back to the river with the basket to try again. This time the boy ran
faster, but again the basket was empty before he returned home. Out of
breath, he told his grandfather that it was impossible to carry water
in a basket, and he went to get a bucket instead.
The old man said, "I don't want a bucket of water; I want a basket of
water. You're just not trying hard enough," and he went out the door
to watch the boy try again.
At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show
his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water
would leak out before he got back to the house.
The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he
reached his grandfather the basket was again empty.
Out of breath, he said, "See Papa, it's useless!"
"So you think it is useless?" The old man said, "Look at the basket."
The boy looked at the basket and for the first time realized that the
basket was different. It had been transformed from a dirty old coal
basket and was now clean, inside and out.
"Son, that's what happens when you read the Quraan. You might not
understand or remember everything, but when you read it, you will be
changed, inside and out. That is the work of Allah in our lives."
Thursday, 3 November 2011
Himpunan Hadis-Hadis Terpilih.
"Yang Pertama-tama dipertanyakan(diperhitungkan)terhadap seorang hamba pada hari kiamat dari amal perbuatannya adalah tentang solatnya.Apabila solatnya baik maka dia beruntung dan senang dan apabila solatnya buruk maka dia kecewa dan merugi."-Riwayat An-Nasa'i
"Paling dekat seorang hamba kepada Tuhannya ialah ketika ia bersujud maka perbanyakkanlah berdoa ketika bersujud."-Riwayat Muslim.
"Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi(menyelesaikan)kesulitan orang lain."-Riwayat Ahmad.
"Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya."-Riwayat Bukhari.
"Orang yang paling tinggi kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah orang yang paling banyak berkeliling di muka bumi dengan bernasihat kepada manusia."-Riwayat Athahawi.
"Sesungguhnya jika Allah Taala mengkhendaki kebaikan bagi seorang hamba maka dia dikaryakannya.Para sahabat lalu bertanya tentang sabda Nabi SAW tersebut,"Bagaimana dikaryakannya itu.ya Rasulullah?"Nabi SAW menjawab:"Diberinya taufiq untuk beramal soleh sebelum wafatnya."
"Seorang melakukan amalan-amalan ahli syurga sebagaimana tampak bagi orang-orang tetapi sesungguhnya dia termasuk penghuni neraka,dan seorang lagi melakukan amalan-amalan ahli neraka sebagaimana disaksikan orang-orang tetapi sebenarnya dia tergolong penghuni syurga."
-Riwayat Bukhari.
"Allah tidak menerima Iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa Iman."-Riwayat Atthabrani.
"Tiada sesuatu yang dapat menolak takdir kecuali doa,dan tiada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan.Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya."-Riwayat At-Tarmidzi
"Celaka orang yang banyak zikrullah dengan lidahnya tapi bermaksiat terhadap Allah dengan perbuatannya."-Riwayat Adailami.
"Barangsiapa yang memberi kerana Allah,menolak kerana Allah,mencintai kerana Allah,membenci kerana Allah,dan menikah kerana Allah,maka sempurnalah imannya."-Riwayat Abu Dawud.
"Di antara wahyu Allah kepada Nabi Daud AS:''Tiada seorang hamba yang taat kepadaKu melainkan Aku memberinya sebelum dia minta,dan mengabulkan permohonannya sebelum dia berdoa,dan mengampuni dosanya sebelum dia memohon keampunan (istighfar)-Riwayat Adailami.
"Paling dekat seorang hamba kepada Tuhannya ialah ketika ia bersujud maka perbanyakkanlah berdoa ketika bersujud."-Riwayat Muslim.
"Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi(menyelesaikan)kesulitan orang lain."-Riwayat Ahmad.
"Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya."-Riwayat Bukhari.
"Orang yang paling tinggi kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah orang yang paling banyak berkeliling di muka bumi dengan bernasihat kepada manusia."-Riwayat Athahawi.
"Sesungguhnya jika Allah Taala mengkhendaki kebaikan bagi seorang hamba maka dia dikaryakannya.Para sahabat lalu bertanya tentang sabda Nabi SAW tersebut,"Bagaimana dikaryakannya itu.ya Rasulullah?"Nabi SAW menjawab:"Diberinya taufiq untuk beramal soleh sebelum wafatnya."
"Seorang melakukan amalan-amalan ahli syurga sebagaimana tampak bagi orang-orang tetapi sesungguhnya dia termasuk penghuni neraka,dan seorang lagi melakukan amalan-amalan ahli neraka sebagaimana disaksikan orang-orang tetapi sebenarnya dia tergolong penghuni syurga."
-Riwayat Bukhari.
"Allah tidak menerima Iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa Iman."-Riwayat Atthabrani.
"Tiada sesuatu yang dapat menolak takdir kecuali doa,dan tiada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan.Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya."-Riwayat At-Tarmidzi
"Celaka orang yang banyak zikrullah dengan lidahnya tapi bermaksiat terhadap Allah dengan perbuatannya."-Riwayat Adailami.
"Barangsiapa yang memberi kerana Allah,menolak kerana Allah,mencintai kerana Allah,membenci kerana Allah,dan menikah kerana Allah,maka sempurnalah imannya."-Riwayat Abu Dawud.
"Di antara wahyu Allah kepada Nabi Daud AS:''Tiada seorang hamba yang taat kepadaKu melainkan Aku memberinya sebelum dia minta,dan mengabulkan permohonannya sebelum dia berdoa,dan mengampuni dosanya sebelum dia memohon keampunan (istighfar)-Riwayat Adailami.
Subscribe to:
Posts (Atom)
